Aliansi Jurnalis
Independen (AJI) Kota Batam kembali yang didukung oleh Bank Indonesia bersama
Susilo Sulistiawan, Store Manager Carrefour Kepri Mall kembali mengadakan ngopi
bareng sesi tiga Jumat (25/5/2012) di My Mie, Batam Center.
Pada sesi tiga kali
ini, Sulis menjelaskan bahwa Carrefour membuka pintu kepada UKM dan memberi
pemaparan kepada UKM mengenai masalah kualitas produk, izin hingga masalah
kemasan yang tentunya juga tidak kalah penting agar produk mereka bisa dilirik
oleh konsumen.Dari segi persyaratan produk yang masuk ke Carrefour, Sulis
mengaku tidak ada syarat khusus yang harus dilampirkan oleh pelaku UKM, beliau
mengaku mereka hanya perlu melengkapi syarat standar saja.
Pertanyaan-pertanyaan
mulai mewarnai acara ini, rekan-rekan jurnalis sempat menanyakan mengenai apa
permasalahan yang sering menjadi alasan dari kalangan UKM tidak lagi
menghubungi pihak Carrefour untuk memasarkan produk mereka. Pelaku UKM sering tidak
siap mengenai pendistribusian dan kesediaan barang baku produk mereka sehingga
seringkali produk yang mereka tawarkan hanya ada di saat-saat tertentu saja,
selain itu para pelaku UKM juga sering mengaku membutuhkan bimbingan mengenai
masalah kemasan.
Kemasan tentu saja
menjadi masalah serius yang dihadapi oleh para pelaku UKM mengingat tidak semua
mengerti bagaimana cara membuat kemasan yang tahan dan menarik. Selain itu
kebanyakan dari mereka juga tidak banyak menguasai teknologi sehingga mereka
merasa kesulitan. Adanya
pelatihan-pelatihan mengenai kemasan yang telah diselenggarakan tentunya sangat
membantu mereka, tapi lagi-lagi mereka tentu membutuhkan pemahaman lebih
mengingat persaingan produk makin ketat dan kualitas kemasan sangatlah berpengaruh
sehingga perlu suatu wadah dimana pelaku UKM bisa berkonsultasi mengenai
kemasan untuk produk yang ingin mereka lepas ke pasar.
Solusi pun akhirnya muncul
dari rekan-rekan yang hadir yakni melalui rumah kemasan. Ide mengenai rumah
kemasan ini sempat diajukan ke Bank Indonesia mengingat pentingnya peran dari
rumah kemasan ini.
Nantinya rumah kemasan
ini diharapkan bisa menjadi tempat untuk para pelaku UKM yang mengalami
kesulitan dalam menentukan kemasan pada produk mereka, mulai dari ukuran, jenis
bahan hingga design yang menarik agar produk mereka dapat bersaing di pasaran.
Suasana Ngopi bareng AJI, saya (kanan)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar