Jumat, 09 November 2012

pilkada


media mulai ribut
isu ini isu itu
liput ini liput itu
gusur ini gusur itu

sebagian penonton percaya mutlak
sebagian menanti episode berlanjut
dan sebagian lagi tersenyum
sambil menagih janji-janji
yang kemarin menggema disuarakan

ini bukan soal jas
bukan soal kumis
bukan soal kemaja kotak
bukan pula soal sendal jepit bahkan agama
ini soal janji yang beratasnamakan demokrasi 

bercermin dari masa lalu
saat kekuasaan membutakan nurani
mereka masih menggandeng yang mang aku kan dirinya ulama
hingga merapat
dan kemudian
bagaimana dengan umat?

lisannya alat untuk membabi buta
mencari muka
jilat sana jilat sini
terang-terangan

pejamkan mata
tutup telinga rapat-rapat
lalu rakyat?

mereka masih saja berlomba menyilaukan citra
mengkinclongkan nama
menjual tampang

saat ditanya rakyat
jiwannya kaku
lidahnya kelu

penguasa itu buruh rakyat
bukan pemilik negara
seenaknya menjual aset bangsa
lalu kami, rakyat Indonesia
kau gadaikan dengan harga berapa?

-Sonia Adilia-

Tidak ada komentar: