media mulai ribut
isu ini isu itu
liput ini liput itu
gusur ini gusur itu
gusur ini gusur itu
sebagian penonton percaya mutlak
sebagian menanti episode berlanjut
dan sebagian lagi tersenyum
sambil menagih janji-janji
yang kemarin menggema disuarakan
ini bukan soal jas
bukan soal kumis
bukan soal kemaja kotak
bukan pula soal sendal jepit bahkan agama
ini soal janji yang beratasnamakan demokrasi
bercermin dari masa lalu
saat kekuasaan membutakan nurani
mereka masih menggandeng yang mang aku kan dirinya ulama
hingga merapat
dan kemudian
bagaimana dengan umat?
lisannya alat untuk membabi buta
mencari muka
jilat sana jilat sini
terang-terangan
pejamkan mata
tutup telinga rapat-rapat
lalu rakyat?
mereka masih saja berlomba menyilaukan citra
mengkinclongkan nama
menjual tampang
saat ditanya rakyat
jiwannya kaku
lidahnya kelu
penguasa itu buruh rakyat
bukan pemilik negara
seenaknya menjual aset bangsa
lalu kami, rakyat Indonesia
kau gadaikan dengan harga berapa?
-Sonia Adilia-
-Sonia Adilia-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar